Jumat, 17 Juni 2011

Tips Mengatasi dan Menghindari “Insomnia”


Tidur merupakan kebutuhan hidup bagi setiap orang, bahkan ada sebagian orang yang menganggap tidur sebagai kebutuhan utama untuk mengumpulkan energi dalam melakukan aktivitas sehari – hari. Apabila kita kurang tidur sedikit saja, maka daya tahan tubuh kita akan turun dan mengakibatkan kita jadi malas dan susah tidur (insomnia). Bagi sebagian orang, mungkin pernah mendengar istilah insomnia (gejala susah tidur).

Insomnia atau sulit tidur sering menghantui kita. Terutama bagi orang – orang yang sibuk dengan pekerjaan dan kebanyakan mahasiswa yang mengerjakan tugas – tugas kuliahnya. Masalah ringan seperti ini bisa sangat berakibat fatal terutama bagi kesehatan. Insomnia terjadi akibat stres ringan yang melanda pikiran seseorang. Akibat dari insomnia adalah wajah menjadi terlihat lebih tua, tidak bersemangat dalam beraktifitas, wajah menjadi terlihat lusuh dan sering mengantuk yang tidak tepat pada waktunya. Berikut adalah berbagai tips dalam mengatasi insomnia atau sulit tidur:
1.      Olahraga teratur
Olahraga sangat penting dan banyak manfaat yang akan didapat dari olahraga. Untuk mengatasi insomnia olahraga berperan cukup penting karena dengan berolahrga tubuh akan kembali menjadi sehat dan terlihat lebih bugar. Olahraga yang dapat dilakukan seperti lari pagi, senam dan olahraga ringan lainnya.

2.      Makan secara teratur dan mengandung 4 sehat 5 sempurna.
Dengan makan sehat dan teratur akan membuat energi yang terkumpul dapat berperan secara aktif. Dengan makanan yang sehat kita dapat melakukan aktifitas apapun yang kita suka tanpa ada rasa mengantuk dan lelah.
3.        Mengatur jam tidur sesuai waktunya.
Orang seringkali menganggap tidur kalau sudah mengantuk, ya memang itu benar. Namun, alangkah baiknya jika tidur itu dilakukan secara teratur. Karena jika tidak dilakukan secara teratur dapat menganggu kerja otak dan sistem saraf lainnya.
4.      Banyak minum air putih.
Dengan minum air putih yang banyak dapat membantu proses perdaran darah dan membuat tubuh tidak kekuranga cairan.
5.      Jangan memikirkan sesuatu yang tidak penting/tidak pasti.
Terlalu banyak pikiran juga dapat menyebabkan sulit tidur. Karena ketika kita terlalu banyak berpikir maka kita tidak bisa tidur dan akan selalu memikirkan hal – hal yang tidak seharusnya dipikirkan.
6.      Minum vitamin
Minumlah vitamin sesuai dengan kebutuhan. Dengan mengkonsumsi vitamin secara teratur maka vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh bisa terpenuhi dan membuat daya tahan tubuh kita tidak cepat turun.

Jadi, jangan terlalu khawatir dengan insomnia, karena banyak cara yang digunakan untuk mengatasinya. Selamat mencoba.

Kamis, 09 Juni 2011

Online Shopping...???? _why not?!!_


          Belanja online saat ini telah menjadi trend yang sangat digemari oleh para wanita terutama kalangan remaja. Kemarin tepatnya tanggal 6 Juni 2011, saat mata kuliah IT temanku Lenny Thia mempresentasikan tentang trend belanja online. Materi yang disajikan cukup menarik dan mampu membuat saya tergugah untuk terus mendengarkannya. Dia memberikan banyak informasi mengenai trend belanja online. Mulai dari kelebihan, kekurangan, hal – hal yang harus diperhatikan saat kita akan bertransaksi dan yang paling penting adalah mengenai keamanan dalam belanja online.
          Dengan berkembangnya teknologi, belanja pun tidak perlu harus pergi ke luar negeri atau membuang – buang waktu untuk datang dan memilih langsung barang yang akan kita beli. Karena selain biaya dan waktu yang terbuang,  kegiatan ini juga kurang efektif bagi seorang wanita karir. Dengan adanya online store ini mereka telah sedikit terbantu dalam hal belanja. Kita bisa melihat dan memilih barang yang akan kita beli hanya melalui internet saja. Tidak perlu bertatap muka dengan sipenjual kita sudah bisa mendapatkan barang yang kita inginkan.
          Saat kita akan membeli sebuah barang secara online, janganlah langsung percaya begitu saja. Kemungkinan terjadinya penipuan bisa saja terjadi karena kita tidak tahu siapa orang yang menjual barang tersebut. Teliti sebelum membeli, hal ini yang harus menjadi perhatian utama. Lihatlah profil penjual tersebut dan jika dia memberikan alamat dan informasi yang jelas mengenai toko onlinenya, kita bisa melanjutkan transaksi dengan penjual tersebut. Apalagi jika sipenjual itu berasal dari sebuah instansi yang cukup terkenal dan dipercaya oleh banyak orang, kita bisa langsung bertaransaksi karena informasi mengenai orang tersebut sudah akurat. Dan jika terjadi sebuah penipuan yang sangat merugikan Anda sebagai konsumen, Anda bisa langsung menghubungi pihak yang berwajib seperti polisi.
          Memang dalam dunia bisnis semua tidak bisa berjalan mulus. Semua ada kelemahan dan kelebihannya. Begitu juga dengan online store, tidak semua orang lancar dalam menjalankan usaha ini. Tidak dipungkiri lagi jika trend belanja online ini telah merajalela di dunia e-commerse dan wanita penggila belanja. Kecenderungan wanita memilih belanja online dikarenakan adanya transisi dalam dunia teknologi. Dengan mudah dan tanpa membuang waktu yang lama mereka dapat melakukan belanja kapan dan dimana saja.
Berdasarkan survei sebuah lembaga studi bersama yang dilakukan oleh media commercenet dan nielsen.Laporan tersebut menunjukkan bahwa sepertiga dari pembelanja internet adalah perempuan dan jumlah ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Wow, angka yang sangat mencengangkan. Di Indonesia mungkin trend belanja online baru saja terjadi, namun di belahan dunia lain hal seperti ini sudha berjalan cukup lama dan mendapat perhatian khusus dari sebuah lembaga.
Inilah yang saya dapatkan dari presentasi teman saya. Terima kasih karena telah memberikan banyak informasi yang sangat bagus dan ini pengetahuan yang baru juga bagi saya...

         

Senin, 06 Juni 2011

"DATA" sii kata kunci dalam "STATISTIK"

Dalam dunia statistik, data adalah bahan utama untuk diolah menjadi sebuah informasi yang berfungsi dalam sebuah pengoperasian sistem. Data statistik yang digunakan harus dapat dipercaya dan mencakup semua unit yang menajadi objek penelitian. Kemudian informasi yang didapat harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dan dengan metode yang telah ditetapkan. Tidak sedikit orang yang melakukan manipulasi data karena data yang diperoleh itu belum memberikan kepuasan bagi dirinya. Orang – orang yang biasa memanipulasi data biasanya menginginkan penelitiannya itu sempurna. Namun, di dunia statistik tidak ada istilah seperti itu, karena data yang disajikan harus benar – benar nyata dan sesuai dengan penelitiannya, walaupun hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang dia inginkan ya memang itulah hasilnya.
Dalam mengumpulkan data juga ada metodenya loh, distatistik metode yang digunakan ada 2 yaitu sensus dan sampling.
Sensus adalah cara pengumpulan data dengan meneliti semua elemen populasi, artinya dalam melakukan penelitian populasinya diselediki satu per satu. Contoh yang paling nyata adalah diadakannya sensus penduduk di Indonesia yang dilaksanakan 10 tahun sekali. Metode ini jarang digunakan karena memerlukan biaya mahal  dan menggunaka waktu dan tenaga yang banyak.
Sampling berbeda dengan sensus karena dalam mengumpulkan data yang diteliti adalah elemen sampel dari suatu populasi dan data yang diperoleh masih dalam bentuk perkiraan sedangkan hasil data yang diperoleh dalam sensus adalah data yang sebenarnya. Misalnya saja dalam meneliti beberapa perusahaan sebanyak 100 namun yang akan diselidiki hanya 50 saja. Jadi dalam penelitiannya memperkirakan jumlah karyawan, jumlah produksi jumlah modal, gaji karyawan dan lain sebagainya. Metode ini membutuhkan biaya yang lebih sedikit serta waktu dan tenaga kerja yang dibutuhkan tidak terlalu banyak dan dapat mencakup data yang lebih luas dan terperinci.
Setelah metode pengumpulan data telah dipilih, yang dilakukan selanjutnya dalah menentukan alat yang digunakan dalam meperoleh data. Alat yang digunakan antara lain:
1.     Daftar pertanyaan
2.    Wawancara
3.    Observasi (pengamatan langsung)
4.    Melalui telepon
5.    Alat ukur seperti meteran, timbangan, termometer, dan alat lain yang dapat mendukung penelitian
Jadi, sebelum data diolah menjadi sebuah informasi harus dilakukan berbagai pertimbangan yang dapat melancarkan dan memudahkan kita untuk melakukan penelitian. Dan yang paling penting dalam melakukan senuah penelitian adalah kejujuran. Jika kita memanipulasi sebuah data berarti kita telah membohongi semua orang yang telah membaca hasil penelitian kita. Dan ilmu yang didapatkan mungkin tidak akan bermanfaat akibat dari manipulasi yang telah dilakukan.

Sumber: statistik teori dan aplikasi edisi 7 Supranto

Kamis, 28 April 2011

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN


            Dalam dunia ekonomi permintaan dan penawaran selalu berkaitan satu sama lain. Permintaan suatu barang tergantung dari harga dan pendapatan para konsumen. Sama halnya dengan penawaran yang tergantung dari harga dan juga variabel – variabel yang mempengaruhi biaya produksi. Misalnya, jika harga jagung meningkat, maka jumlah yang diminta akan berkurang dan jumlah yang ditawarkan akan naik. Untuk mengetahui sejauh mana pekanya permintaan untuk jagung terhadap harganya yaitu dengan menggunakan elastisitas. Artikel ini akan menjelaskan mengenai elatisitas permintaan dan penawaran. Dan materi ini saya dapatkan dari berbagai sumber yang mana sudah saya rangkum menjadi bacaan yang nantinya akan bermanfaat bagi para pembaca.

            Elastisitas adalah ukuran kepekaan dari satu variabel terhadap yang lainnya. Secara spesifik, elastis adalah suatu bilangan yang memberi tahu pada kita mengenai presentasi perubahan yang akan terjadi dalam satu variabel sebagai reaksi terhadap perubahan 1% di variabel yang lain. Misalnya, elastisitas permintaan terhadap harga mengukur jumlah yang diminta untuk suatu barang karena suatu kenaikan 1% dalam harga barang itu.
            Harga dilambangkan dengan P dan jumlah barang dilambangkan dengan Q. Maka elastisitas permintaan terhadap harga dapat dinyatakan sebagai:
Ep = (%ΔQ) . (%ΔP)
Ket: %ΔQ :persentase perubahan dalam Q
       %ΔP : persentase perubahan dalam P.

            Elastisitas permintaan terhadap harga biasanya berupa bilangan negatif. Jika harga suatu barang meningkat, biasanya jumlah yang diminta berkurang. Apabila elastisitas harga lebih besar dari 1, maka permintaan barang itu elastis terhadap harga karena penurunan persentase dalam jumlah yang diminta lebih besar daripada peningkatan persentase dalam harga. Jika besaran elastisitas harga kurang dari 1, maka permintaan dikatakan inelastis terhadap harga.

            Elastisitas permintaan untuk suatu barang tergantung dari adanya barang – barang lain yang dapat menggatikannya. Apabila ada pengganti – pengganti yang dekat maka peningkatan harga akan menyebabkan konsumen kurang membeli barang itu dan lebih banyak membeli barang yang menggantinya. Dengan demikian permintaan akan menjadi sangat elastis terhadap harga. Jika tidak ada pengganti maka permintaan akan cenderung untuk tidak elastis terhadap harga.

            Elatisitas permintaan juga mempengaruhi variabel selain harga. Misalnya, permintaan bagi kebanyakan barang biasanya naik apabila pendapatan agregat naik. Elastisitas permintaan terhadap pendapatan adalah persentase yang berubah dalam jumlah yang diminta Q karena peningkatan dalam pendapatan 1 sebesar 1 persen:
E1 = ΔQ/Q = I ΔQ
       ΔI/I     Q ΔI
Permintaan untuk beberapa barang macam barang juga dipengaruhi oleh harga barang – barang lain. Misalnya karena mentega dan margarin dengan mudah dapat saling ditukar, permintaan untuk barang yang satu tergantung dari harga barang yang lain.

            Elatisitas silang permintaan terhadap harga menunjuk pada perubahan persentase dalam jumlah yang diminta untuk suatu barang karena naik 1% dalam harga barang yang lain. Kedua barang ini merupakan barnag pengganti atau barang subtitusi, jadi kenaikan dalam harga margarin yang membuat mentega lebih murah dibandingkan denga margarin dari pada sebekumnya. Hal ini akan menyebabkan kurva permintaan bergeser ke kanan.

            Sedangkan barang pelengkap atau komplementer cenderung dipakai bersama seperti bensin dan oli motor. Jika harga bensin naik jumlah yang diminta akan menurun tapi, permintaan untuk oli motor juga jatuh. Hal ini menyebabkan kurva permintaan untuk oli motor bergeser ke kiri. Jadi, elastisitas silang harga dari oli motor adalah negatif.